Sejarah Sekolah

SMA Negeri 1 Tanjung Raja mulanya merupakan SMA Negeri 1 Kayu Agung , kelas belajar di Tanjung Raja . Kelas belajar di Tanjung Raja ini mulai pada tahun pelajaran 1979/1980 yang bertempat di gedung bekas sekolah rakyat , gedung ini terletak di jalan Demang Saleh (Jalan Selatan) berdekatan dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Tanjung Raja.
Munculnya gagasan mendirikan kelas belajar Tanjung Raja ini diprakasai oleh para pemuka masyarakat di Tanjung Raja yang dimotori oleh camat Tanjung Raja yaitu Bapak Drs. Nazaruddin. Kelas Belajar tersebut di prioritaskan bagi siswa-siswa yang bertempat tinggal dari arah Sungai Pinang kearah Palembang.
Pada tahun pelajaran 1980/1981, siswa-siswi yang naik kelas II IPA dan kelas II IPS belajar ditempat yang baru, yang awalnya hanya dua kelas kemudian ditambah tiga kelas yang bertempat di tanah bekas pemakaman umum di jalan merdeka dilokasi sekarang ini.
Pada tahun pelajaran 1981/1982 kelas I , II dan III semuanya belajar dilokasi yang sekarang ini menempati ruang sebanyak enam ruang belajar dan satu ruang dewan guru. Dan ditahun pelajaran itu juga pada bulan November Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yaitu Prof. Dr. Daoed Yoesoef meresmikan monumen perjuangan dikota Kayu Agung. Momen ini dimanfaatkan oleh masyarakat Tanjung Raja yang dimotori oleh Camat Tanjung Raja dan Kepala SMA N 1 Kayu Agung meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaanuntuk singgah di SMA Kayu Agung kelas belajar Tanjung Raja, dan sekaligus meminta supaya SMA Negri Kayu Agung kelas belajar Tanjung Raja ini menjadi SMA Negeri Tanjung Raja . Permintaan tersebut dikabulkan oleh bap-ak Prof. Dr. Daoed Yoesoef. Maka terhitung tanggal 2 November SMA Negeri Kayu Agung kelas belajar Tanjung Raja resmi menjadi SMA Negeri Tanjung Raja .
Seiring dengan kemajuannya SMA Negeri 1 Tanjung Raja saat ini memiliki 20 rombel dengan jumlah siswa 642 orang, tenaga kerja 50 orang dan pendidik dan pegawai staff 14 orang dan saat ini dipimpin oleh Ibu Dra. Sutinawati, M.Si

Tinggalkan Balasan